Kami ucapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada para pengunjung setia Blog ini. Semoga Anda semua selalu dilimpahkan rezeki oleh Allah SWT, AAmiin.
Tampilkan postingan dengan label INFO PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Desember 2012

JOKOWI GELONTORKAN KARTU JAKARTA PINTAR



Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo layak diapresiasi dan didukung. Namun demikian, sasaran program ini dinilai harus jelas dan tepat agar tidak terulang seperti persoalan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang pernah digelontorkan pemerintah. 

"Apakah sistem ini sudah benar-benar jelas, apakah targetnya sudah tepat? Di Indonesia, yang sering terjadi adalah membagi rata, seperti program Bantuan Langsung Tunai (BLT)," ujar sosiolog pendidikan dari UI, Indera Ratna Irawati, saat berbincang dengan detikcom, Minggu  
Indera mengatakan program ini perlu diapresiasi. Namun begitu juga sangat perlu dievaluasi pelaksanannya secara berkala untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.
"Program sangat perlu dievaluasi pelaksanaannya secara berkala untuk perbaikan di masa datang," tuturnya. 
Jika dilihat dari sisi penggunaan KJP, harus ada aturan yang jelas tentang bagaimana mekanisme penggunaan dan apakah ada laporan yang harus dibuat siswa terkait penggunaan uang yang mereka ambil dari KJP tersebut.

"Harus jelas bagaimana mekanisme penggunaan, uang digunakan untuk apa, bagaimana evaluasi penggunaannya," ucap Indera.
Terlepas dari pro dan kontra yang timbul, hal yang penting menurut Indera adalah program ini harus didukung karena merupakan hal baru yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan yang ada saat ini. Siswa kurang mampu mendapatkan dukungan langsung untuk membiayai kebutuhan sekolah mereka.

"Sangat penting digarisbawahi bahwa program ini disemangati dengan keinginan untuk perbaikan menuju kondisi yang lebih baik," katanya.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 Kartu Jakarta Pintar (KJP), Sabtu (1/12) kemarin. Kartu ini digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional para siswa seperti membeli buku, sepatu dan ongkos ke sekolah.
Kartu tersebut berbentuk ATM berisi uang yang berbeda-beda. Untuk siswa SMA atau SMK akan diberikan Rp 240.000, SMP sebesar Rp 210.000 dan SD Rp 180.000. Uang tersebut bisa diambil kapan saja tergantung kebutuhan siswa.

Selasa, 30 Oktober 2012

BAHASA INGGRIS DI SD MAU DIHAPUS ???

Tahun ajaran mendatang, pemerintah berencana menghapus pelajaran bahasa Inggris di Sekolah Dasar (SD)  karena dinilai terlalu membebani siswa.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mempertimbangkan menghapus mata pelajaran Bahasa Inggris dalam kurikulum pendidikan di tingkat Sekolah Dasar tahun ajaran 2013-2014 mendatang.

Kamis, 14 Juni 2012

Kiat Membangkitkan Semangat Anak Untuk Belajar

Nah, ini adalah tema yang sering ditunggu-tunggu oleh orangtua dan juga sering banyak dikeluhkan orangtua. “Kenapa anak saya ngga senang belajar, maen aja seharian”, keluh seorang Ibu yang hadir diseminar saya. Para pembaca, percayakah Anda bahwa kehidupan sejati kita manusia adalah seorang pembelajar? Tapi kita sering memberikan perlakuan yang tidak menyenangkan saat anak belajar (secara tidak sadar) bahkan dulu kita pun mungkin diberikan stimulasi yang salah sehingga belajar itu tidak menyenangkan.

Misalnya, saat anak kita bayi dan berumur 1 tahun. Dia ingin memasukan semua barang yang dapat ia pegang ke dalam mulutnya, benar? Nah yang kebanyakan orang lakukan saat itu adalah berkata “eh… itu kotor, ngga boleh” sambil menarik barang tersebut. Sebenarnya ini adalah perilaku dasar pada saat seorang anak belajar. Kemudian saat dia mulai bisa berjalan, mulai ingin tahu lebih banyak tentang lingkungan sekitar, semakin banyak larangan yang dikeluarkan oleh

Senin, 28 Mei 2012

Triawati Peraih Nilai UN Tertinggi SMA Tk. Nasional 2012


TAK ada yang menyangka jika Triawati Octavia, siswa kelas XII IPA 5 SMAN 2 Kuningan akan menjadi peraih nilai UN tertinggi se-Indonesia. Begitu juga dengan Tria. Remaja yang gemar salat duha dan pantang menonton televisi saat belajar itu, sama sekali tidak pernah kepikiran bisa meraih hasil fenomenal. Hasil UN yang di luar dugaannya itu membuat namanya dikenal dan dilirik petinggi daerah dan wartawan.

Selintas tidak ada yang istimewa dari diri Triawati. Jika dibandingkan dengan rekannya yang selalu keluar sebagai juara kelas, prestasi Tria tak ada apa-apanya. Pihak sekolah sendiri menganggap prestasi akademik Tria biasa-biasa saja, seperti kebanyakan siswa lainnya. Malah, tak sekalipun Tria menembus posisi tiga besar juara di kelasnya. Tak heran, jika pihak sekolah juga tidak percaya kalau Tria bisa meraih hasil UN tertinggi se-Indonesia.

Ada Bonus 50 Juta Rupiah Bagi Siswa Peraih Nilai UN Tertinggi

Large_ujian

TANJUNG, KALSEL: Siswa yang meraih nilai tertinggi dalam Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) akan diberikan beasiswa sebesar Rp50 juta.
 
Kepala Bidang Pendidikan Lanjutan & Menengah Dinas Pendidikan Tabalong, Sujadi di Tanjung ibu kota Tabalong, Jumat mengatakan tahun lalu beasiswa serupa juga diberikan bagi siswa SMA yang mendapatkan peringkat satu sampai tiga.

10 Siswa SMA dan SMK Peraih Nilai Tertinggi UN 2012 Se Indonesia


Large_un

JAKARTA - Hasil ujian nasional tingkat SMA diumumkan Sabtu, 25 Mei 2012 dan Minggu 26 Mei 2012 dinihari tadi. Dari ribuan siswa yang mengikuti ujian, inilah sepuluh peraih nilai terbaik se-Indonesia.

Sepuluh siswa peraih nilai murni UN tertinggi tersebar antara lain di Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dari tahun ke tahun, kata Mendikbud Muhammad Nuh, peraih nilai tertinggi tak pernah jauh dari ketiga daerah tersebut.

  • Berikut ini daftar sepuluh siswa SMA peraih nilai UN tertinggi:

1. Triawati Octavia. Nilai UN murni mencapai 58,6. Sekolah di SMA Negeri 2 Kuningan, Jawa Barat.

Siswa Peringkat 1 Tk. Nasional UN SMK


image
LULUSAN BERPRESTASI: Mutiarani (17) siswa peraih nilai tertinggi UN SMK nasional didamping Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin dan Kepala SMK 2 Semarang Supriyanto. (suaramerdeka.com/ Anggun Puspita)
SEMARANG - Mutiarani (17), sungguh tidak menyangka dengan apa yang dialaminya saat ini. Meskipun sama-sama lulus seperti teman lain sebayanya, namun ada yang membuatnya lebih berbahagia. Pasalnya, siswa kelas XII Akuntansi 1 SMK Negeri 2 Semarang ini tidak hanya sekadar menamatkan pendidikannya. Akan tetapi, nilai ujian nasional (UN)-nya juga berhasil meraih peringkat pertama untuk tingkat nasional di jenjang SMK.

Sabtu, 26 Mei 2012

240 Siswa SMA dan SMK Tak Lulus Ujian Nasional

JAKARTA - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan sebanyak 240 siswa SMA dan SMK di Jakarta tidak lulus ujian nasional. "Resminya akan diumumkan nanti malam di situs masing-masing sekolah pada pukul 00.01 nanti malam," kata Taufik ketika dihubungi Tempo, Jumat, 25 Mei 2012. Selain lewat situs Web masing-masing sekolah, pengumuman akan dilakukan pula melalui telepon, pesan pendek, surat, dan e-mail.

Menurut Taufik, ada 240 siswa SMA sederajat yang tak lulus UN. Jumlah itu terdiri dari 190 siswa dari 54.466 peserta UN SMA/madrasah aliyah dan 50 siswa SMK dari 64.986 peserta UN SMK. Menurut Taufik, terjadi peningkatan kelulusan siswa dibandingkan tahun lalu. "Tahun lalu ada 251 siswa yang tak lulus ujian nasional," katanya.

10 Siswa SMA dan SMK Peraih Nilai UN Tertinggi Tahun 2012

foto
JAKARTA – Hasil ujian nasional tingkat SMA diumumkan Sabtu, 25 Mei 2012 dinihari tadi. Dari ribuan siswa yang mengikuti ujian, inilah sepuluh peraih nilai terbaik se-Indonesia.

Sepuluh siswa peraih nilai murni UN tertinggi tersebar antara lain di Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Dari tahun ke tahun, kata Nuh, peraih nilai tertinggi tak pernah jauh dari ketiga daerah tersebut.

Jumat, 25 Mei 2012

Pesan Mendikbud untuk 7.000 Siswa yang Tak Lulus


  
Mohammad Nuh, saat diwawancara Kompas.com, di ruang kerjanya, Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (19/12/2011).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) baru saja memaparkan hasil Ujian Nasional (UN) SMA. Berdasarkan data Kemendikbud, sedikitnya 7000 siswa SMA tidak lulus UN tahun ini.

Yakinlah, ini hanya sebuah ujian, ada yang lulus dan ada yang tidak. Jalan belum tertutup, dan masih banyak cara.
-- Mohammad Nuh
 
Menanggapi hal tersebut, Mendikbud Mohammad Nuh langsung memberikan petuahnya untuk para siswa yang tidak lulus. Ia mengimbau para siswa dapat bersikap bijak dan sabar, karena masih ada cara lain jika siswa bersangkutan ingin melanjutkan studi atau ingin langsung terjun ke dunia kerja.

Banyak Siswa Tidak Lulus Bahasa Indonesia



Soal Matematika dalam ujian nasional SMP menyulitkan siswa tunanetra karena berupa gambar. Mereka terpaksa dibantu pengawas untuk memahami soal, seperti terjadi di Madrasah Tsanawiyah Yaketunis, Yogyakarta, Rabu (25/4).

Jakarta - Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mayoritas kegagalan siswa SMA pada ujian nasional tahun ini ada pada Bahasa Indonesia dan Matematika. Mereka pelajar di sekolah-sekolah di wilayah perkotaan, seperti ibu kota provinsi atau ibu kota kabupaten/kota.

Minggu, 20 Mei 2012

Cara Mengajar yang Efektif bagi Pemula



Ketika mengajar adalah hal yang kompleks dan karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada cara tunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal. Guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harus bisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal yang dibutuhkan dua hal utama yaitu: (1) Pengetahuan dan keahlian profesional; (2) komitmen dan motivasi.

Pengetahuan dan Keahlian Professional
Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atau keterampilan mengajar yang baik. Guru yang efektif memiliki strategi pengejaran yang baik dab didukung oleh metode penetapan tujuan, perencanaan pengajaran, dan manajemen kelas. Mereka tahu bagaimana memotivasi, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-murid dari berbagai latar belakang kultural. Mereka juga mengetahui cara menggunakan teknologi yang tepat guna di dalam kelas. Berikut adalah masing-masing penjelasan dari beberapa kriteria di atas.

Sabtu, 19 Mei 2012

Teori-Teori Motivasi

Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).

Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya: (1) durasi kegiatan; (2) frekuensi kegiatan; (3) persistensi pada kegiatan; (4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan; (5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan; (6) tingkat

Hindari Memotivasi dengan Ancaman!

Dalam perspektif manajemen, salah satu tugas yang harus dijalankan oleh seorang pemimpin adalah berusaha memotivasi setiap individu yang dipimpinnya agar memiliki motivasi yang kuat dalam melaksanakan setiap tugas dan pekerjaannya, sehingga pada girilirannya dapat dihasilkan kinerja yang unggul.  Misalnya, untuk meningkatkan kinerja guru, kepala sekolah atau pengawas sekolah dituntut untuk dapat membina dan meningkatkan motivasi kerja guru. Demikian pula, untuk meningkatkan kinerja siswa (prestasi belajar siswa), seorang guru dituntut untuk dapat  membina  dan meningkatkan motivasi belajar siswanya.

Upaya memotivasi (motivating) individu dapat dilakukan melalui berbagai cara.  Menurut Huse dan Bowditch (1973), terdapat tiga model memotivasi seseorang, yaitu: (1) model kekuatan dan ancaman; (2) model ekonomik/mesin, dan (3) model pertumbuhan-sistem terbuka.

Ciri-Ciri Pembelajaran Aktif di Kelas

Pembelajaran aktif atau active learning adalah segala bentuk pembelajaran yang memungkinkan siswa berperan secara aktif dalam proses pembelajaran. Saat ini pembelajaran aktif telah diyakini oleh sebagian besar para teoritisi, praktisi dan pemegang kebijakan di hampir seluruh belahan muka bumi ini sebagai sebuah konsep pembelajaran yang memberikan harapan bagi tercapainya mutu pembelajaran. Berpegang  pada gagasan yang disampaikan oleh  Pusat Kurikulum Balitbang Kemendiknas (2010), berikut ini disajikan sejumlah ciri-ciri atau indikator terjadinya pembelajaran aktif pada setting kelas:
  1. Kegiatan belajar suatu kompetensi dikaitkan dengan kompetensi lain pada suatu mata pelajaran atau mata pelajaran lain.
  2. Kegiatan belajar menarik minat peserta didik.

Teori-Teori Belajar


Jika menelaah literatur psikologi, kita akan menemukan banyak teori belajar yang bersumber dari aliran-aliran psikologi.Di bawah ini akan dikemukakan empat jenis teori belajar, yaitu: (A) teori behaviorisme; (B) teori belajar kognitif menurut Piaget; (C) teori pemrosesan informasi dari Gagne, dan (D) teori belajar gestalt.

A.Teori Behaviorisme 

Behaviorisme merupakan salah aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek – aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Peristiwa belajar semata-mata melatih refleks-refleks sedemikian rupa sehingga menjadi kebiasaan yang dikuasai individu.
Beberapa hukum belajar yang dihasilkan dari pendekatan behaviorisme ini, diantaranya :

Kamis, 03 Mei 2012

Kejelasan Pengangkatan Dibahas Besok

KARANGANYAR — Kejelasan nasib pengangkatan guru honorer kategori I dan kategori II akan dibahas DPRD Karanganyar dalam rapat pada Rabu (2/5/2012) esok.

Rapat tersebut seharusnya dilaksanakan Selasa (1/5/2012) ini. Namun rapat tersebut ditunda karena anggota DPRD Karanganyar beraudiensi dengan serikat buruh. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto belum mau berkomentar soal kejelasan nasib tenaga honorer itu. “Besok kan baru dirapatkan kalau sekarang saya belum bisa berkomentar,” jelasnya.

Selasa, 01 Mei 2012

Sambutan Mendikbud pada Hardiknas 2012

KEMENTERIAN
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SAMBUTAN
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PADA PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2012
RABU, 2 MEI 2012



Assalamualaikum warahamtullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Illahi Rabbi, Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan dan kecintaan sehingga kita dapat melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2012, dalam keadaan sehat dan penuh semangat.